Cirebontrend.com – CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengintensifkan penanganan pasca insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 kemarin.
Tercatat sebanyak 154 tiket kereta api jarak jauh telah dikembalikan (refund) oleh pelanggan di wilayah Daop 3 Cirebon, meliputi sejumlah stasiun seperti Cirebon, Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, dan Brebes.
Kebijakan pengembalian tiket ini diberikan secara penuh sebesar 100% di luar biaya pemesanan bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan, perubahan rute, hingga pembatalan perjalanan.
Proses pengajuan refund dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan, dengan pencairan dana ditargetkan selesai dalam waktu 1 x 24 jam.
“KAI memastikan pelanggan mendapatkan haknya secara penuh melalui proses refund yang mudah dan cepat di berbagai kanal layanan,” ujar Muhibbuddin, Manager Humas Daop 3 Cirebon.
Tak hanya tiket perjalanan, pengembalian biaya bagasi juga diberikan sepenuhnya bagi pelanggan yang batal berangkat.
Kebijakan ini mencakup berbagai jenis tiket, termasuk perjalanan pulang-pergi, tiket lanjutan, hingga layanan dalam satu kode pemesanan yang terdampak.
Sementara itu, kondisi jalur kereta menunjukkan perkembangan bertahap. Jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah kembali dibuka sejak dini hari, meski jalur hulu masih dalam tahap evakuasi.
Hal ini menyebabkan sejumlah perjalanan kereta di wilayah Daop 3 Cirebon masih mengalami keterlambatan.
“Kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan terus berupaya mempercepat normalisasi operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Muhibbuddin.
Di sisi lain, data sementara mencatat 15 korban meninggal dunia yang telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, serta 88 korban luka yang tengah mendapatkan perawatan medis.
Proses penyelidikan penyebab insiden sepenuhnya diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Sebagai bentuk dukungan, KAI juga menyediakan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir selama 14 hari ke depan. Posko ini bertujuan membantu keluarga korban memperoleh informasi secara cepat dan akurat.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Di tengah situasi sulit, kami berkomitmen memastikan seluruh korban tertangani dengan baik serta keluarga mendapatkan informasi yang jelas,” tutupnya.












