Tak Terima Ditegur, Pelajar Mabuk di Cirebon Lakukan Pembacokan

Cirebontrend.id – CIREBON – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Cirebon. Seorang remaja berhasil diamankan aparat Kepolisian Resor Cirebon Kota setelah diduga melakukan pembacokan terhadap seorang mahasiswa di kawasan lampu merah Jabang Bayi, Kecamatan Kesambi.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Jumat dini hari (1/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Insiden bermula saat korban, seorang mahasiswa berusia 24 tahun, tengah dalam perjalanan pulang bersama teman-temannya.

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku yang saat itu berboncengan dengan dua rekannya nekat menerobos lampu merah. Tindakan tersebut sempat ditegur oleh korban, namun teguran itu justru memicu pertikaian.

“Pelaku tidak terima ditegur saat melanggar lalu lintas, sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada tindakan kekerasan,” ujar Kapolres Cirebon Kota dalam keterangannya.

Situasi semakin memanas ketika pelaku yang duduk di posisi belakang turun dari sepeda motor dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Korban yang mengalami luka cukup serius di bagian wajah masih sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya pelaku diamankan di lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka di sekitar mata dan pelipis, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui merupakan pelajar berusia 16 tahun yang diduga melakukan aksinya di bawah pengaruh minuman keras.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan yang digunakan pelaku.

Sementara itu, dua rekan pelaku yang berada di lokasi kejadian dipastikan tidak terlibat langsung dalam aksi pembacokan tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum dan terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian diri serta bahaya konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan kriminal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *