Mediatrend.id – BEKASI – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini dirancang untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat, khususnya anak-anak, sebagai fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar kegiatan sosialisasi MBG yang kali ini berlangsung di Lapangan Serbaguna Perum Telaga Harapan, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat 6 Februari 2026.
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh ratusan warga serta tokoh masyarakat setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang memberikan manfaat besar bagi masa depan bangsa.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal menjadi langkah preventif dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan, termasuk stunting dan malnutrisi yang masih menjadi tantangan di Indonesia.
“Gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak serta kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Masalah kekurangan gizi masih cukup tinggi dan harus ditangani secara serius dan berkelanjutan,” ujar Obon.
Ia menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Selain menyediakan asupan makanan bergizi, program ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat.
Lebih lanjut, Obon menyampaikan bahwa kecukupan gizi yang seimbang berperan besar dalam menciptakan generasi yang produktif dan berprestasi.
Anak-anak dengan asupan gizi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal, baik dari segi fisik maupun intelektual.
“Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Harapannya, anak-anak memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa upaya peningkatan gizi merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.
Masalah stunting, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Program MBG sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung peningkatan kemampuan belajar mereka.
“Kami di Komisi IX DPR RI akan terus mendorong kebijakan serta alokasi anggaran yang tepat agar program ini menjangkau wilayah-wilayah yang rawan masalah gizi. Sinergi lintas sektor juga sangat penting agar anak sekolah, balita, dan ibu hamil menjadi prioritas utama,” ungkap Obon.
Menutup kegiatan tersebut, Obon berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan dampak nyata, seperti menurunnya angka stunting, meningkatnya kesadaran masyarakat akan gizi seimbang, serta terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan produktif.












