Cirebontrend.com – SUBANG – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon dalam mendukung kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui layanan pengobatan gratis menggunakan Rail Clinic di Stasiun Cipunegara, Kabupaten Subang, Rabu 24 Juni 2026.
Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI yang menyasar warga di sekitar jalur kereta api.
Sebanyak 200 warga mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara cuma-cuma melalui fasilitas kesehatan bergerak yang dibawa menggunakan kereta api.
Kehadiran Rail Clinic diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara KAI dan warga sekitar.
Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional kereta api.
“Di wilayah Daop 3 Cirebon, Rail Clinic telah memberikan pelayanan kesehatan di 12 lokasi mulai tahun 2016 hingga 2026. Hari ini kami kembali hadir di Stasiun Cipunegara untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujar Sigit.
Ia menjelaskan, Rail Clinic generasi keempat yang digunakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari empat kereta diesel.
Dua kereta difungsikan sebagai klinik kesehatan berjalan, sementara dua kereta lainnya digunakan sebagai Rail Library yang mendukung peningkatan literasi masyarakat.
Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam program tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, layanan kesehatan gigi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan mata, konsultasi apotek, penyuluhan kesehatan, hingga pemeriksaan kebidanan lanjutan.
Selain itu, Rail Clinic juga dilengkapi fasilitas penunjang modern seperti EKG, USG, serta laboratorium hematology analyzer berbasis komputer yang mampu membantu proses diagnosis berbagai penyakit secara lebih akurat.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan, KAI Daop 3 Cirebon menerjunkan 54 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis kandungan, analis laboratorium, tenaga kesehatan mata, apoteker, dan paramedis dari berbagai rumah sakit serta klinik mitra.
“Pelayanan kesehatan yang kami berikan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga edukatif agar masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” kata Sigit.
Tidak hanya fokus pada bidang kesehatan, KAI juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa di sejumlah sekolah sekitar Cipunegara.
Bantuan tersebut berupa 30 kacamata gratis, 15 paket vitamin untuk ibu hamil, 40 paket tas sekolah, serta 40 paket perlengkapan sikat gigi untuk para pelajar.
Menurut Sigit, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan dan pendidikan secara berkelanjutan.
“Selain memberikan layanan kesehatan, kami juga ingin berkontribusi dalam mendukung pendidikan anak-anak di sekitar wilayah operasional kereta api agar mereka dapat belajar dengan lebih baik dan nyaman,” ungkapnya.
KAI berharap program Rail Clinic dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, keselamatan, dan kepedulian terhadap aset negara di lingkungan perkeretaapian.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sehat, semakin mencintai transportasi kereta api, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” pungkas Sigit.












