Mediatrend.id – CIREBON – Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rinna Suryanti, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai persoalan masyarakat yang muncul dalam kegiatan reses masa persidangan I Tahun 2025–2026.
Reses yang digelar di RW 10 Karang Anyar Jagasatru Selatan, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, pada Kamis (13/11/2025) itu dihadiri ratusan warga dari dua kecamatan, yakni Pekalipan dan Kejaksan.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung beragam aspirasi, mulai dari masalah infrastruktur hingga persoalan sosial.
Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian serius.
Ayub, perwakilan RW 01 Pekalipan, meminta pemerintah melakukan pengurasan saluran air yang sudah lama tidak dibersihkan.
Sementara Herianto dari RW 10 Karang Anyar mengungkapkan keluhan serupa, menyebut genangan air masih menjadi masalah rutin saat hujan turun.
Tidak hanya soal fisik lingkungan, persoalan sosial juga muncul. Sri, warga RW 07 Gudang Air Pekalangan, menyampaikan permohonan agar pemerintah segera menindaklanjuti pengajuan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang belum mendapatkan respons dari dinas terkait.
Menanggapi berbagai keluhan itu, Rinna Suryanti menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Ia menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan ditampung dan dijadikan bahan penyusunan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Cirebon. Tugas kami memastikan suara rakyat benar-benar sampai ke meja kebijakan,” ujar Rinna.
Politisi perempuan PAN itu juga menekankan pentingnya momentum reses sebagai sarana menjembatani komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan turun langsung ke lapangan memungkinkan anggota dewan memahami kondisi riil warga.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.
Rinna berharap, hasil reses tersebut dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur dan kesejahteraan sosial.












