Mediatrend.id – INDRAMAYU – Sebanyak 100 tukang becak di Kabupaten Indramayu kini bisa tersenyum lega. Mereka menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Penyerahan dilakukan di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis 13 Novemver 2025.
Acara tersebut dihadiri Kepala BP Taskin yang juga Deputi Bidang Percepatan Fasilitasi dan Perlindungan Kesejahteraan, Budiman Sudjatmiko, Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arief, serta Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama jajaran pejabat daerah lainnya.
Budiman menjelaskan, program becak listrik ini bukan sekadar memberikan alat kerja baru, tetapi juga meningkatkan kapasitas penerima manfaat melalui pelatihan dan pendampingan.
“Program becak listrik ini bukan hanya memberi alat kerja baru, tapi juga meningkatkan kapasitas penerima lewat pelatihan dan pendampingan,” ujar Budiman.
Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat memperluas peluang ekonomi bagi pengemudi becak, terutama mereka yang sudah lanjut usia.
“Program ini diharapkan bisa mendukung pengentasan kemiskinan, sekaligus menjadi contoh pemberdayaan sosial di tingkat lokal,” katanya.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 80 ribu unit becak listrik dibagikan ke seluruh Indonesia hingga 2029. Pada tahap awal, 10 ribu unit akan disalurkan hingga 2025, disusul 30 ribu unit pada 2026, dan sisanya 40 ribu unit hingga akhir masa jabatan.
Untuk tahap pertama, program ini menyasar sembilan kabupaten/kota: Indramayu (100 unit), Kendal (152 unit), Pati (100 unit), Demak (100 unit), Jepara (100 unit), Rembang (100 unit), Kudus (80 unit), Tangerang (200 unit), dan Bekasi (60 unit).
BP Taskin bertugas memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra pelaksana. Sementara YGSN menangani pendataan, verifikasi, pelatihan, hingga penyerahan unit kepada penerima manfaat.
Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Teguh Arief, mengatakan bahwa setiap penerima juga mendapatkan pelatihan teknis penggunaan dan perawatan becak listrik.
“Kita ingin bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat jangka panjang,” ujarnya.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo, BP Taskin, dan YGSN atas program yang dinilainya sejalan dengan visi pemberdayaan masyarakat lokal.
Ia menuturkan, Pemkab akan menyiapkan dua titik pengisian daya (charging station) sebagai tahap awal.
“Untuk titik charge kemungkinan di sekitar Alun-Alun dan dekat Yogya Toserba karena di situ ramai. Nanti kita tambah lagi di Sport Center, kita trial dulu di dua lokasi,” jelas Lucky.
Lucky juga berencana mengembangkan becak listrik menjadi becak wisata di kawasan perkotaan.
“Nanti kita kasih seragam ke tukang becak, mungkin juga kita gandeng CSR untuk dukung konsep becak wisata ini,” tambahnya.
Rasa syukur datang dari para penerima bantuan, salah satunya Hamirul Khoeron (55), warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Ia mengaku sangat senang mendapat becak listrik dari Presiden Prabowo.
“Senang sekali dapet becak listrik ini. Semoga rezeki makin lancar dan nggak capek lagi. Terima kasih Pak Presiden Prabowo,” ujarnya sambil tersenyum.
Hamirul berencana memanfaatkan becaknya tidak hanya untuk mengangkut penumpang biasa, tetapi juga untuk wisata di sekitar Alun-Alun Indramayu dan Sport Center.
“Bentuknya beda sama becak Indramayu yang biasa, ini tempat duduknya tegak. Kalau yang biasa kan agak sandaran ke belakang,” katanya.
Program becak listrik ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis energi bersih, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat kecil di daerah.












