Cirebontrend.com – CIREBON – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah menjadi salah satu fokus penting dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Untuk itu, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon menghadirkan ruang diskusi yang mempertemukan pemerintah, regulator keuangan, akademisi, dan generasi muda dalam sebuah dialog publik yang digelar di Balai Kota Cirebon, Rabu 8 Juli 2026.
Mengusung tema “Kemandirian Ekonomi, Tantangan dan Peluang Masa Depan Kota Cirebon”, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-599 Cirebon.
Acara terselenggara berkat kolaborasi SMSI Kota Cirebon bersama Pemerintah Kota Cirebon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon.
Dialog publik yang berlangsung di Ruang Adipura Kencana Balai Kota Cirebon menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yakni Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Fickry Widya Nugraha.
Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Cirebon tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Mereka aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait berbagai isu ekonomi daerah, mulai dari penguatan UMKM, akses pembiayaan, hingga peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Ketua SMSI Kota Cirebon, Mastari, mengatakan dialog publik tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata insan pers dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, media memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas tantangan pembangunan.
“Melalui dialog publik ini kami ingin memberikan sumbangsih kepada Kota Cirebon. Kami berharap forum seperti ini dapat menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus melahirkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Mastari menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, regulator, media, dunia pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar mampu menciptakan fondasi ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, memberikan apresiasi atas inisiatif SMSI yang menghadirkan forum diskusi publik dengan melibatkan berbagai pihak.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang tinggi, terutama bagi kalangan mahasiswa yang kelak menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Saya mengapresiasi teman-teman SMSI yang telah menyelenggarakan dialog publik ini. Dengan menghadirkan narasumber dari OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah, kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya mahasiswa,” kata Iing.
Menurutnya, materi mengenai literasi keuangan yang disampaikan dalam dialog tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Pemahaman tentang pengelolaan keuangan, akses layanan keuangan, hingga pengembangan usaha menjadi faktor penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Tadi juga ada materi tentang literasi keuangan. Ini penting agar masyarakat semakin sadar dan semakin melek terhadap pengelolaan keuangan. Saya melihat para mahasiswa juga sangat interaktif dengan banyak pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Beragam isu strategis terkait ekonomi lokal menjadi bahan diskusi yang menarik, terutama mengenai pengembangan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian Kota Cirebon.
Salah seorang peserta, Siti Nur Asih, mahasiswa Universitas Bunga Bangsa Cirebon, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti dialog tersebut.
Ia menilai forum seperti ini sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk memahami tantangan dan peluang ekonomi yang ada di daerah.
“Kesannya sangat menarik sekali. Kegiatan ini membuat kami lebih melek tentang bagaimana cara meningkatkan UMKM di Kota Cirebon, khususnya melalui dukungan literasi keuangan dan pengembangan usaha,” ujarnya.
Melalui dialog publik ini, SMSI Kota Cirebon berharap lahir berbagai gagasan dan rekomendasi yang dapat mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antarstakeholder dalam membangun masa depan ekonomi Kota Cirebon yang lebih kuat dan berdaya saing.












