Proyek Underpass Jatibarang Dipercepat, Upaya Tekan Kemacetan dan Tingkatkan Keselamatan

Cirebontrend.com – INDRAMAYU – Pembangunan infrastruktur transportasi di Kabupaten Indramayu kembali mendapat perhatian serius.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon bersama sejumlah pihak mempercepat rencana peningkatan Underpass BH 421 di kawasan Jatibarang guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas.

Proyek yang berada di KM 177+975, Jalan Tentara Pelajar ini menjadi bagian dari sinergi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Fokus utama pembangunan adalah mengurangi kemacetan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas underpass merupakan langkah penting dalam mendukung sistem transportasi yang lebih modern dan aman.

“Peningkatan underpass ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan perjalanan yang aman dan lancar bagi semua pengguna transportasi,” ujarnya.

Rencana pembangunan mencakup pelebaran akses jalan hingga puluhan meter di berbagai sisi, penambahan lajur, serta peningkatan tinggi terowongan agar dapat dilalui kendaraan besar tanpa hambatan.

Dengan perubahan tersebut, kawasan Jatibarang diharapkan menjadi lebih tertata dan bebas dari titik rawan kemacetan.

Dalam prosesnya, KAI juga menggandeng berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan TNI untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar keselamatan dan tidak mengganggu operasional kereta api.

Selain aspek teknis, pendekatan sosial juga menjadi perhatian utama. Proyek ini berdampak pada sejumlah warga yang menempati aset KAI, sehingga dilakukan komunikasi intensif guna menjaga kondusivitas selama proses pembangunan.

“Kami berkomitmen memastikan proyek ini berjalan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” kata Muhibbuddin.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan konektivitas wilayah Indramayu semakin meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *