Berita  

Kerja Sama Naming Rights Stasiun Cirebon Batal, Batik Trusmi Kecewa Berat

Owner Batik Trusmi, Sally Giovanny.

Meditrend.id – CIREBON Rencana besar peresmian Stasiun Cirebon Batik Trusmi yang semestinya digelar pada 1 Oktober 2025 urung terlaksana.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendadak membatalkan kerja sama naming rights dengan Batik Trusmi hanya dua hari menjelang acara, membuat pihak Batik Trusmi kecewa berat.

Owner Batik Trusmi, Sally Giovanny, mengungkapkan pembatalan itu terjadi setelah lima bulan persiapan intensif. Kontrak yang disepakati dengan masa berlaku tiga tahun pun tak jadi dijalankan.

“Undangan sudah tersebar, panggung siap dibangun, beberapa menteri dijadwalkan hadir, bahkan protokol Wakil Presiden sudah mengonfirmasi kehadiran. Tapi tiba-tiba H-2 malam kami menerima surat pembatalan dari Dirut KAI. Itu benar-benar mengejutkan,” kata Sally, Rabu 1 Oktober 2025.

Menurutnya, alasan yang beredar terkait adanya penolakan dari kelompok masyarakat tidak sepenuhnya tepat. Sally menegaskan bahwa Batik Trusmi tidak pernah bermaksud menghapus identitas Stasiun Cirebon.

“Nama aslinya tetap Stasiun Cirebon, tidak berubah. Kami hanya menambahkan brand Batik Trusmi, sebagaimana praktik naming rights di sejumlah kota lain. Jadi kalau disebut menghapus sejarah, itu keliru,” jelasnya.

Sally menilai kontroversi ini lebih dipicu kesalahpahaman publik. Pihaknya hanya menjalankan tawaran resmi dari KAI untuk kerja sama branding stasiun dengan nilai kontrak tertentu.

“Ini bukan sekadar peresmian, tapi juga momentum Hari Batik Nasional. Kami sudah siapkan fashion show, karnaval batik, hingga sajian kuliner. Vendor sudah bekerja, biaya sudah keluar. Makanya kami wajar merasa kecewa,” ujarnya.

Meski demikian, Sally masih berharap adanya ruang dialog untuk mencari jalan tengah.

“Kami berharap keputusan ini bisa ditinjau ulang atau minimal ada kompensasi yang adil. Karena banyak tenaga, biaya, dan persiapan yang sudah kami lakukan. Semoga ada solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *