Genjot Ekonomi Daerah, Pemkab Indramayu Mulai Betonisasi Jalan Sindang–Pecuk

Cirebontrend.com – INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menancapkan gas dalam pembangunan infrastruktur guna mendongkrak roda perekonomian daerah.

‎Kali ini, fokus tertuju pada proyek strategis rekonstruksi ruas Jalan Sindang–Pecuk di Kecamatan Sindang yang kini resmi mulai dikerjakan.

‎Proyek ini dirancang dengan perencanaan matang demi memastikan ketahanan jangka panjang. Tahap awal pembangunan diawali dengan pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 500 meter.

‎TPT ini berfungsi krusial untuk memperkuat struktur badan jalan dan mengantisipasi kerusakan akibat erosi atau pergerakan tanah.

‎Setelah fondasi pengaman ini rampung, proyek akan langsung diguyur dengan rekonstruksi jalan menggunakan metode cor beton (betonisasi) sepanjang 1.125 meter.

‎Bupati Indramayu, Lucky Hakim menegaskan, bahwa infrastruktur jalan yang andal bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan fondasi utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎Menurut Lucky, jalan yang mulus diyakini bakal memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing daerah.

‎“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas menjadi salah satu kunci utama pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses jalan yang baik, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, dan peluang usaha masyarakat semakin berkembang,” ujar Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya yang diterima CirebonTrend, Rabu (3/6/2026).

‎Lucky menambahkan, perbaikan Jalan Sindang–Pecuk ini merupakan bagian dari cetak biru (blue print) pemda untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

‎Dampak positifnya diharapkan mampu menyuntik energi baru bagi sektor-sektor produktif, mulai dari perdagangan, pertanian, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

‎Senada dengan Bupati, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik menjelaskan, bahwa integrasi antara pembangunan TPT dan pembetonan jalan dilakukan agar hasilnya kokoh dan berumur panjang.

Menurut Maulana, proyek ini adalah bentuk investasi jangka panjang yang dampak positifnya akan langsung dirasakan oleh mobilitas harian warga.

“Pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mobilitas warga menjadi lebih mudah dan aktivitas distribusi hasil pertanian maupun perdagangan dapat berjalan lebih efisien,” jelas Maulana.

‎Dengan dimulainya proyek Sindang–Pecuk ini, Pemkab Indramayu optimistis wajah konektivitas wilayahnya akan semakin solid.

‎Infrastruktur yang tangguh ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga membuka keran peluang ekonomi baru demi kesejahteraan masyarakat Indramayu di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *