Berita  

Sosialisasi Program MBG di Palembang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Meditrend.id – PALEMBANG – Pemerintah terus memperkuat upaya membangun generasi emas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional (BGN) selama dua hari, 12–13 Juni 2025, di Hotel Luminor, Palembang.

Direktur Direktorat PPM BGN, Tengku Syahdana, menjelaskan bahwa distribusi manfaat MBG perlu dipercepat agar menjangkau kelompok penerima yang lebih luas, terutama masyarakat rentan.

“Peserta didik sudah menjadi sasaran utama, tetapi kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, masih belum banyak terjangkau,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program MBG tidak bisa hanya mengandalkan APBD karena keterbatasan anggaran. Dukungan dari berbagai stakeholder dinilai menjadi kunci keberhasilan.

“Program ini harus dikelola secara profesional, tidak untuk mencari keuntungan, dan melibatkan semua pihak agar kebutuhan pangan yang baru terpenuhi 10 persen bisa ditingkatkan lagi,” tegasnya.

Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN, Nyoto Suwignyo, menyoroti peran penting sektor swasta, perguruan tinggi, koperasi, hingga media massa dalam memperkuat ekosistem MBG.

“Investor jangan hanya melihat pembangunan dapur, tetapi juga peluang di sektor bahan baku. Koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Sumatera Selatan mencatat, dari sekitar 1 juta siswa di Kota Palembang, baru 10,58 persen yang menerima manfaat program MBG.

Sementara itu, Bappeda Sumsel menekankan bahwa kehadiran MBG akan mempercepat penurunan angka stunting yang saat ini berada di angka 15,55 persen.

Kontribusi nyata juga datang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Palembang. Sumsel disebut telah menyuplai ribuan ton daging ke sejumlah provinsi untuk mendukung kebutuhan dapur MBG.

Dengan dukungan kolaborasi lintas sektor, BGN optimistis program MBG dapat menjadi investasi berkelanjutan demi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *