Cirebontrend.com – CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menggandeng komunitas Edan Sepur Cirebon untuk menggelar kampanye edukatif di lingkungan perkeretaapian.
Kegiatan ini berfokus pada pencegahan pelecehan seksual serta peningkatan kesadaran keselamatan di perlintasan sebidang.
Kegiatan dilaksanakan di Stasiun Cirebon Prujakan dan perlintasan JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk.
Para peserta memberikan sosialisasi langsung kepada penumpang dan pengguna jalan, termasuk edukasi tentang langkah pencegahan serta pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang aman.
Mengangkat tema semangat Kartini masa kini, kegiatan ini menyoroti pentingnya keberanian, khususnya bagi perempuan, untuk melindungi diri dan bersuara terhadap tindakan pelecehan.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli dan tidak bersikap pasif ketika menyaksikan tindakan yang melanggar norma.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan untuk bertindak nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa keberanian dan kepedulian adalah kunci menciptakan lingkungan yang aman, baik di transportasi publik maupun di ruang sosial lainnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa KAI terus berupaya memberikan rasa aman bagi seluruh pelanggan, termasuk dengan menyediakan jalur pelaporan yang mudah diakses.
“Setiap pelanggan berhak merasa aman. Kami mengajak masyarakat untuk tidak diam jika melihat atau mengalami pelecehan, karena laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti dengan serius,” katanya.
Selain isu pelecehan seksual, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. Petugas mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu dan tidak menerobos saat kereta akan melintas.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan di perlintasan sebidang dapat mencegah risiko kecelakaan yang fatal,” tegas Muhibbuddin.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 3 Cirebon berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, baik dalam melawan pelecehan seksual maupun dalam menjaga keselamatan di perlintasan, demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib bagi semua.












