Berita  

Satu Dekade CEF, Kuningan Siap Gaungkan UMKM Hijau dan Berbudaya

Mediatrend.id – KUNINGAN – Kabupaten Kuningan kembali menjadi tuan rumah perhelatan Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) 2025, ajang tahunan yang menjadi wadah pengembangan dan promosi UMKM terbesar di kawasan Ciayumajakuning.

Memasuki edisi ke-10, festival yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon ini resmi dibuka pada Jumat 20 Juni 2025 di Taman Pandapa Paramarta, Kuningan.

Dengan tema “Merayakan Budaya, Melestarikan Alam,” CEF 2025 diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi berbasis digital, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Plt. Kepala Perwakilan BI Cirebon, Kiptiah Riyanti, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ruang promosi produk, melainkan juga ajang edukasi bagi UMKM.

“Bank Indonesia berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan prinsip bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sejak pertama kali digelar pada 2015, CEF telah menjaring lebih dari 2.000 UMKM, dengan ribuan pengunjung setiap tahunnya. Program seperti pelatihan ekspor, literasi keuangan, konsultasi bisnis, hingga penguatan sistem pembayaran digital (QRIS) terus menjadi pilar utama festival ini.

Menariknya, CEF 2025 juga menggandeng Polres Kuningan dalam rangkaian Bhayangkara Linggar Run pada 21 Juni 2025, yang mengintegrasikan sport tourism sebagai penggerak ekonomi daerah.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang hadir dalam pembukaan, mengapresiasi keberlanjutan penyelenggaraan CEF di Kuningan.

“Kami bangga CEF kembali hadir di Kuningan. Tahun lalu terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal. Tahun ini kami berharap festival ini semakin mempererat kolaborasi antarwilayah serta memperkuat kekhasan budaya lokal,” ujarnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati pameran UMKM, talkshow keuangan digital, Live Cooking Show Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), serta berbagai pertunjukan seni budaya.

Dengan konsep festival yang mengintegrasikan ekonomi kreatif, budaya, dan pelestarian lingkungan, CEF 2025 diharapkan menjadi katalisator penguatan ekonomi Ciayumajakuning sebagai kawasan pertumbuhan baru yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *