Cirebontrend.id – CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon mencatat peningkatan signifikan jumlah perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Kenaikan ini dilakukan guna mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik.
Sebelum masa Lebaran, jumlah perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 131 perjalanan per hari.
Namun, untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI menambah 40 perjalanan kereta api tambahan. Dengan demikian, total perjalanan kini mencapai 171 perjalanan setiap harinya.
Dengan meningkatnya frekuensi tersebut, jarak waktu antar kereta yang melintas di jalur tertentu diperkirakan hanya berkisar 8 hingga 9 menit, terutama pada jam-jam sibuk.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Ia juga mengapresiasi masyarakat, khususnya pengguna jalan raya di perlintasan sebidang, atas kesabaran mereka dalam menunggu kereta melintas.
Menurutnya, meningkatnya intensitas perjalanan kereta berdampak pada lebih seringnya penutupan perlintasan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendahulukan perjalanan kereta api. Hal ini sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.
Selain itu, KAI kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan di perlintasan sebidang, seperti berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memberikan prioritas kepada kereta api yang melintas.
Dengan kerja sama seluruh pihak, KAI berharap operasional kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh penumpang.












