Mediatrend.id – INDRAMAYU – Warga Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu geger setelah seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Jumat 21 November 2025.
Diketahui korban, bernama Suhaemah (52), ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusukan di bagian leher.
Dugaan sementara yang berkembang di masyarakat, pelaku pembunuhan adalah tetangga korban sendiri.
Warga berhasil menangkap terduga pelaku yang disebut berinisial D, seorang remaja berusia sekitar 18 tahun.
“Pelaku sempat mencuci tangan di kamar mandi. Tangannya penuh darah,” ujar Wasiti, tetangga korban.
Wasiti menceritakan, insiden itu bermula saat ia mendengar suara teriakan minta tolong dari arah rumah korban.
“Kita datang, pintu depan terkunci. Pintu belakang juga terkunci,” ujarnya.
Karena penasaran, warga mengintip dari jendela dan melihat seorang laki-laki yang bukan suami korban berada di dalam rumah. Warga kemudian mendobrak pintu.
Begitu pintu berhasil dibuka, warga mendapati seorang remaja laki-laki keluar dari kamar mandi dengan kondisi tangan masih basah, diduga usai mencuci darah.
Melihat warga ramai, pelaku mencoba melarikan diri dengan melompat dari jendela, namun berhasil ditangkap.
Di dalam rumah, warga menemukan jasad korban dalam kondisi bersimbah darah. Sebilah pisau dan handphone ditemukan di dalam kamar mandi, diduga digunakan pelaku.
“Korban mungkin ditusuk pakai pisau,” kata Wasiti.
Suami korban, Herman, mengaku sangat terpukul atas kejadian itu. Saat insiden terjadi, ia sedang berada di Majalengka. Mendengar kabar istrinya meninggal, ia langsung pulang.
“Saya dari Majalengka, baru datang. Tidak tahu kejadiannya. Saya gak terima istri dibunuh,” ujarnya dengan wajah syok.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP M. Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari warga pada Jumat (21/11) sekitar pukul 09.45 WIB tentang ditemukannya seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya di Blok Tegal Krasak, Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
“Korban bernama Suhaemah, 52 tahun, ibu rumah tangga. Saat kami tiba di lokasi, korban ditemukan tergeletak dengan luka bersimbah darah pada bagian perut dan kepala. Diduga korban meninggal akibat benda tajam,” kata Arwin di Mapolres Indramayu. (21/11/2025)
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Hingga siang hari, tujuh saksi telah dimintai keterangan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sandal pelaku, pisau yang diduga digunakan untuk melakukan aksi keji tersebut, serta handphone milik korban dan pelaku, berikut pakaian keduanya.
Arwin menyebut, malam hari ini pihaknya menjadwalkan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Sementara itu, penyelidikan intensif terhadap pelaku masih berlangsung.
“Dalam waktu kurang dari 24 jam, kami berhasil mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sedang diperiksa secara mendalam. Untuk pasal dan motif, masih kami dalami,” ujarnya.
Terkait hubungan antara korban dan pelaku, Arwin menegaskan bahwa keduanya tinggal berdekatan.
“Rumah korban dan pelaku tidak jauh. pelaku rumahnya di depan rumah korban. Kejadian berlangsung di dalam rumah korban,” jelasnya.
Polisi menargetkan gelar perkara dilakukan sebelum 1×24 jam untuk menentukan status hukum pelaku, termasuk penetapan pasal yang akan diterapkan.
Motif pembunuhan hingga kini belum diungkap polisi dan akan disampaikan setelah pemeriksaan lebih lanjut.












