DLH Kabupaten Cirebon Terapkan Strategi Khusus Atasi Lonjakan Sampah Usai Lebaran

Cirebontrend.com – CIREBON – Lonjakan volume sampah pasca perayaan Lebaran mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon melakukan penyesuaian strategi pengangkutan.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Sebanyak 64 armada pengangkut sampah dikerahkan secara maksimal untuk menjangkau seluruh wilayah, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Sistem operasional pun dibagi menjadi dua kategori utama, yakni layanan rutin harian dan penanganan khusus di titik-titik dengan volume sampah tinggi.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, menyampaikan bahwa pengaturan ini dilakukan agar penanganan sampah tetap berjalan efektif di tengah keterbatasan armada.

“Kami membagi armada menjadi dua fokus layanan agar pengangkutan tetap berjalan dan titik-titik kritis bisa segera ditangani,” ujar Dede, Sabtu 11 April 2026.

Ia menjelaskan, cakupan wilayah Kabupaten Cirebon yang terdiri dari puluhan kecamatan dan ratusan desa menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi armada.

Oleh karena itu, DLH harus menerapkan sistem prioritas, terutama saat terjadi peningkatan volume sampah secara signifikan.

Dalam kondisi normal, pengangkutan dilakukan secara rutin dengan jadwal yang telah ditentukan.

Namun, pada periode tertentu seperti setelah Lebaran, beberapa lokasi mengalami lonjakan sampah yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

“Saat volume meningkat, kami prioritaskan lokasi yang paling membutuhkan penanganan cepat agar tidak terjadi penumpukan berkepanjangan,” jelasnya.

Meski demikian, DLH mengakui masih terdapat kendala dalam pelaksanaan di lapangan. Pengalihan armada ke lokasi prioritas terkadang menyebabkan keterlambatan layanan di wilayah lain.

Untuk mengatasi hal tersebut, DLH terus melakukan evaluasi dan penyesuaian operasional, termasuk menambah intensitas pengangkutan di titik tertentu jika diperlukan.

Selain itu, peran aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

DLH mengimbau warga untuk turut serta dalam pengelolaan sampah serta melaporkan kondisi di lapangan melalui kanal pengaduan resmi.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan skala prioritas,” tambahnya.

Dengan langkah strategis ini, DLH Kabupaten Cirebon berharap penanganan sampah pascalebaran dapat berjalan lebih optimal, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga di seluruh wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *