Mediatrend.id – MANADO — Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pelatihan pemberdayaan komunitas masyarakat.
Kegiatan ini dirancang untuk membangun pemahaman bersama mengenai peran strategis masyarakat dan pelaku usaha dalam mendukung keberhasilan ekosistem MBG di daerah.
Pelatihan pemberdayaan masyarakat tersebut dilaksanakan selama tiga hari, pada 21–23 Agustus, bertempat di Sintesa Peninsula Hotel Manado.
Kegiatan ini menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, UMKM, serta komunitas masyarakat dalam satu visi bersama untuk mendukung pemenuhan gizi yang berkelanjutan.
Dalam pelatihan ini, BGN menekankan bahwa keberhasilan program nasional tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah pusat, melainkan sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam membangun sinergi lintas sektor.
Peserta pelatihan dibekali pemahaman mengenai peluang keterlibatan masyarakat sebagai mitra strategis dalam penyediaan dan pengolahan pangan bergizi.
Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Utara, James N. A. Kewas, menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan perencanaan daerah yang matang dan terintegrasi.
“Penguatan ekosistem pelayanan gizi harus dibarengi dengan kesiapan daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Kolaborasi antarsektor menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, Leyla P. Karamoy, menyoroti pentingnya perlindungan konsumen dalam pelaksanaan Program MBG.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan pelaku usaha harus disertai dengan komitmen terhadap kualitas dan keamanan pangan.
“Program ini bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan,” jelasnya.
Dukungan terhadap Program MBG juga datang dari sektor kelautan dan perikanan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Tienneke Adam, menegaskan bahwa potensi perikanan daerah merupakan sumber gizi berkualitas yang dapat dioptimalkan dalam mendukung program tersebut.
“Ikan merupakan sumber protein yang mudah diolah dan sangat relevan untuk mendukung MBG, sekaligus berpotensi menggerakkan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, BGN berharap terbangun komitmen bersama dalam membentuk kemitraan jangka panjang antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Manado berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.












