Cirebontrend.com – CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Bulgaria dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Paseban Setda, Selasa 14 April 2026.
Agenda ini menjadi langkah awal dalam membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis.
Bupati Cirebon, Imron, memaparkan kondisi ekonomi daerah yang menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting untuk menarik minat investasi asing.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon terus meningkat dan menunjukkan kinerja yang sangat baik, ini menjadi peluang besar untuk memperluas kerja sama internasional,” ujar Imron dalam sambutannya.
Menurutnya, pada 2024 pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,83 persen dan meningkat menjadi 6,23 persen pada 2025.
Angka tersebut menempatkan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Barat.
Imron juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Cirebon sebagai bagian dari Kawasan Industri Rebana yang diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri dan logistik.
“Dengan masuknya Kabupaten Cirebon ke dalam Kawasan Rebana, kami optimistis daerah ini akan menjadi motor penggerak ekonomi regional,” katanya.
Sementara itu, Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia, Tanya Dimitrova, menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi ekonomi lokal, khususnya di sektor industri kreatif dan kerajinan.
“Kami melihat potensi besar pada industri furnitur dan rotan di Kabupaten Cirebon. Ini merupakan sektor unggulan yang bisa dikembangkan bersama,” ungkap Tanya.
Selain sektor industri, pihak Bulgaria juga membuka peluang kerja sama di bidang pariwisata dan pembangunan lainnya.
Ia berharap pertemuan ini menjadi awal hubungan yang lebih erat antara kedua pihak.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya Pemkab Cirebon dalam memperluas jaringan kerja sama global, sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat internasional.












