Berita  

Ono Surono Tanggapi Kuwu Kedungwungu Soal Polemik Pasar Wanguk: “Jangan Buat Rakyat Sakit”

Ono Surono usai menghadiri rapat paripurna HUT Indramayu ke-498 di Gedung DPRD Indramayu. (7/10/2025) Foto : Panji Asmara/MediaTrend

MediaTrend.id – INDRAMAYU – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menanggapi pernyataan Kuwu Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, yang menilai dirinya memperkeruh suasana terkait polemik relokasi dan pembangunan Pasar Wanguk.

‎Menurut Ono, justru suasana keruh itu sudah terjadi lebih dulu akibat penolakan para pedagang yang merasa keberatan dengan rencana relokasi tersebut.

‎“Saya pastikan suasana keruh itu sudah terjadi, dengan apa? Dengan penolakan pedagang Pasar Wanguk terkait relokasi maupun pembangunan pasar baru. Kondisi ekonomi mereka juga sedang tidak baik-baik saja,” ujar Ono, Jumat (10/10/2025).

‎Ia menjelaskan, persoalan Pasar Wanguk telah menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan di berbagai media massa maupun media sosial. Bahkan, DPRD Kabupaten Indramayu disebut sudah mengeluarkan rekomendasi agar Pemerintah Desa Kedungwungu menunda penggusuran para pedagang.

‎“Permasalahan ini juga ditindaklanjuti oleh Camat Anjatan yang mengeluarkan surat agar Kuwu Kedungwungu menunda penggusuran tersebut,” lanjutnya.

‎Ono menegaskan, pernyataannya di media sosial bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat. Ia mengaku telah dihubungi pihak Kuwu Kedungwungu untuk bertemu di Bandung, namun menilai perlu terlebih dahulu berdialog dengan para pedagang guna mendengar keluhan mereka secara langsung.

‎“Saya ingin mendengar aspirasi para pedagang sejelas-jelasnya dan sedetil-detilnya, baru setelah itu saya bisa bertemu Pak Kuwu Kedungwungu untuk berdiskusi secara tuntas,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

‎Di akhir pernyataannya, Ono mengingatkan agar semua pihak mengedepankan kepentingan rakyat dalam penyelesaian polemik Pasar Wanguk.

‎“Sekali lagi, jangan buat rakyat sakit,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *