Mediatrend.id – INDRAMAYU – Patung proklamator sekaligus presiden pertama RI, Soekarno, yang berada di Alun-alun Indramayu, menjadi sorotan publik. Bagian leher hingga kepala patung tampak miring seperti patah, memicu pertanyaan warganet hingga pejabat daerah.
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, turut menyoroti kondisi patung tersebut. Ia mempertanyakan penutupan patung dengan kain putih yang sempat terlihat sebelumnya.
“Kenapa ya? Ada yang bisa menjelaskan?” tulis Ono di akun Instagramnya, @ono_surono, Senin 17 November 2025
Berdasarkan pantauan, kain penutup itu kini sudah dilepas. Namun, kondisi sebenarnya justru terlihat jelas leher dan kepala patung Bung Karno tampak miring.
Berbeda dengan patung Bung Hatta yang berdiri di sisi lainnya, patung tersebut masih utuh tanpa kerusakan.
Plt Kabid Perumahan Permukiman Diskimrum Indramayu, Krisdiantoro, menjelaskan bahwa kerusakan berawal dari pemasangan tenda untuk pelantikan PPPK Paruh Waktu pada Rabu (12/11) yang lalu.
Hingga Kamis sore, tenda itu belum dilepas, hingga akhirnya diterjang angin kencang.
“Sampai Kamis sekitar pukul 17.00 WIB ada kejadian angin kencang sampai tenda roboh mengenai patung,” kata Krisdiantoro.
Patung dari bahan tembaga itu dibangun pada 2023 oleh Dinas Kimrum Indramayu. Untuk memperbaiki kerusakan, kata Krisdiantoro, diperlukan pihak pembuat asli patung agar struktur tidak makin rusak.
“Kita lagi menelusuri siapa pembuatnya. Kalau minta bantuan pengrajin lain tapi bukan pembuat awalnya, khawatirnya malah tambah rusak,” jelasnya.
Soal tanggung jawab perbaikan, Diskimrum belum bisa memastikan apakah dibebankan kepada dinas, panitia pelantikan PPPK, atau penyedia tenda. Panitia disebut ingin mengetahui estimasi biaya terlebih dahulu.
Sembari menunggu proses perbaikan, pihaknya memutuskan untuk menurunkan patung Soekarno sementara waktu. Patung Bung Hatta juga akan ikut dilepas.
“Soalnya itu sepasang. Kalau gak dilepas dulu, gak tega lihatnya. Itu kan patung tokoh proklamator,” ujar Krisdiantoro.












