Mediatrend.id – CIREBON – Dalam upaya meningkatkan pendapatan non-angkutan dan mendukung perekonomian lokal, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset berupa tanah negara yang dikuasakan kepada perusahaan.
Skema tersebut dapat diikuti oleh lembaga, institusi, maupun perorangan melalui perjanjian sewa menyewa.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan program ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk menjaga dan mengoptimalkan aset negara yang selama ini dikelola.
Menurutnya, aset yang tidak produktif akan didorong menjadi sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Melalui kerja sama sewa menyewa aset, kami berharap tidak hanya meningkatkan pendapatan KAI, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, misalnya dengan terciptanya lapangan kerja baru,” ujar Muhibbuddin.
Ia menambahkan, KAI Daop 3 Cirebon juga terus melakukan pengawasan terhadap aset-aset yang telah disewakan. Salah satunya di wilayah Pabedilan, Kabupaten Cirebon, di mana terdapat indikasi pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan perjanjian.
Kami akan melakukan penelusuran dan evaluasi, bahkan telah meminta bantuan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan,” tegasnya.
Saat ini, sejumlah lahan milik KAI di wilayah strategis Kota Cirebon masih terbuka untuk dimanfaatkan, antara lain di kawasan Jalan Kartini, Jalan Olahraga, Jalan Pancuran, Jalan Ampera, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Kesambi.
Masyarakat atau pihak swasta yang berminat bekerja sama dalam pemanfaatan aset tersebut dapat langsung menghubungi Kantor Daop 3 Cirebon untuk mendapatkan informasi dan prosedur lebih lanjut.












