Berita  

Bupati Indramayu Beri Kado Hari Santri 2025, PKB Siap Kawal Keberlanjutan Pesantren

‎Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni saat memotong tumpeng didampingi Bupati Indramayu, Lucky Hakim (Batik Hijau) dalam acara Harlah Ke-27 PKB. Foto : MediaTrend

MediaTrend.id – INDRAMAYU – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 menjadi momen istimewa bagi dunia pesantren di Kabupaten Indramayu.

‎Bupati Indramayu, Lucky Hakim memberikan “kado” berharga berupa disahkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

‎Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Indramayu, yang menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah terhadap keberlangsungan dan kemajuan pesantren.

‎Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, S.IP, menyampaikan terima kasih dan dukungan penuh kepada Bupati Indramayu atas terbitnya regulasi tersebut.

‎Menurutnya, hadirnya Perbup menjadi tonggak penting dalam memberikan kepastian hukum dan dukungan konkret bagi pesantren.

‎“Perbup ini memperkuat peran pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan yang jelas dari pemerintah, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh para santri dan masyarakat sekitar,” ujar Amroni. Sabtu (25/10/2025).

‎PKB Indramayu pun menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal implementasi Perbup agar berjalan efektif dan berkelanjutan.

‎Partai yang memiliki akar kuat di kalangan pesantren itu berharap, kebijakan ini dapat menjadi landasan bagi peningkatan kualitas pendidikan pesantren, serta memperkuat kontribusi pesantren terhadap pembangunan keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi di Indramayu.

‎”Dengan hadirnya regulasi ini, Hari Santri 2025 di Indramayu tak hanya dirayakan dengan semangat religius, tetapi juga dengan komitmen bersama untuk memajukan pesantren sebagai pilar penting pembangunan daerah,” tutup Amroni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *