HUT ke-28 PAN, Rinna Suryanti Santuni 100 Anak Yatim di Kota Cirebon

Cirebontrend.com – CIREBON – Semangat berbagi menjadi bagian dari peringatan 28 tahun perjalanan Partai Amanat Nasional (PAN). Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menggelar santunan bagi 100 anak yatim di Kantor DPD PAN Kota Cirebon, Jalan Evakuasi, Minggu 23 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bantu Rakyat” tersebut menjadi momentum bagi Rinna dan jajaran PAN untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Sebanyak 100 anak yatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Cirebon, meliputi Kecamatan Kejaksan dan Pekalipan, menerima santunan dalam kegiatan tersebut.

Rinna Suryanti mengatakan, santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian PAN terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Menurutnya, peringatan hari jadi partai tidak semestinya hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga harus menjadi momentum untuk berbagi.

“Ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati 28 tahun perjalanan PAN. Kami ingin momentum ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan membantu masyarakat,” ujar Rinna.

Ia menuturkan, tema “Bantu Rakyat” sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh kader PAN agar terus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat melalui aksi nyata.

Menurut Rinna, kepedulian sosial perlu dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih sebagai anggota DPRD, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memperjuangkannya melalui tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” katanya.

Rinna juga mengajak para kader dan simpatisan PAN untuk menjadikan momentum hari jadi partai sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Ia berharap keberadaan PAN di Kota Cirebon semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya melalui kerja-kerja politik dan pengabdian di lembaga legislatif, tetapi juga lewat berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Melalui kegiatan santunan tersebut, semangat “Bantu Rakyat” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi dapat terus diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *