Cirebontrend.com – INDRAMAYU – Tim Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tinumpuk, Kabupaten Indramayu, melalui kolaborasi bersama komunitas lokal IBU TIN Berseri.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mushola Baitul Mustaghfirin, Desa Tinumpuk, dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari para peserta.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat modal sosial masyarakat melalui pemberdayaan komunitas berbasis kebersamaan, solidaritas, serta partisipasi aktif warga.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan anggota komunitas IBU TIN Berseri yang mayoritas merupakan purna migran, didukung mahasiswa, guru Sosiologi SMA, dan dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI.
Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdian hadir tidak hanya sebagai pemberi materi, tetapi juga sebagai mitra diskusi untuk menggali potensi sosial masyarakat lokal di Indramayu.
Tim Pendidikan Sosiologi UPI turut berkolaborasi dengan Yayasan Wangsakerta yang diwakili Farida (50), dengan memberikan materi terkait penguatan modal ekonomi melalui usaha rumahan para peserta.
Farida menegaskan pentingnya modal sosial sebagai kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
“Modal sosial tidak hanya dimaknai sebagai hubungan antarindividu, tetapi juga mencakup rasa percaya, gotong royong, kepedulian, dan jaringan sosial yang mampu memperkuat ketahanan komunitas,” ujarnya.
Salah satu tim pengabdian, Puspita Wulandari (32), mengatakan komunitas IBU TIN Berseri memiliki potensi besar sebagai ruang pemberdayaan perempuan dan masyarakat lokal.
Menurutnya, keberadaan komunitas tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.
“Kami melihat semangat kebersamaan, kreatif dan inovatif di komunitas IBU TIN Berseri. Ini menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk terus dikembangkan demi kemajuan masyarakat,” kata Puspita.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui diskusi, pemaparan materi, hingga sesi berbagi pengalaman antaranggota komunitas mengenai praktik gotong royong, penguatan ekonomi keluarga, serta upaya menjaga solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, anggota komunitas IBU TIN Berseri, Mutiah (45), menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman perdana bagi sebagian besar peserta yang baru kembali pasca migrasi.
“Anggota komunitas menyambut positif kegiatan pengabdian ini dengan berharap kolaborasi dengan pihak kampus dapat terus berlanjut melalui program-program pendampingan dan pemberdayaan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal,” tutur Mutiah.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Pendidikan Sosiologi UPI menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, guna mendorong perubahan sosial berkelanjutan berbasis kekuatan komunitas lokal.












