700 Knalpot Brong Disulap Jadi Monumen Udang di Pusat Kota Cirebon

Cirebontrend.com – CIREBON – Ratusan knalpot brong yang sebelumnya menjadi barang bukti pelanggaran lalu lintas kini memiliki fungsi baru. Sebanyak 700 knalpot hasil penindakan Satlantas Polres Cirebon Kota dirangkai menjadi sebuah monumen berbentuk udang yang dipasang di ruang publik.

Monumen tersebut dibangun di taman yang berada di pertigaan depan Pos Polisi Grage, salah satu kawasan strategis di pusat Kota Cirebon.

Bagian pondasi dan dasar monumen tengah dikerjakan. Sementara patung berbentuk udang yang tersusun dari ratusan knalpot brong telah terpasang di atas bagian dasar tersebut.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto mengatakan, ide pembuatan monumen muncul setelah pihaknya mengumpulkan ratusan knalpot brong dari hasil penertiban selama dua bulan terakhir.

Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menertibkan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.

“Setelah penertiban selama dua bulan, kami melihat ada potensi untuk mengolah barang bukti tersebut menjadi karya yang memiliki nilai,” ujar Hadi saat diwawancarai media, Sabtu 3 Oktober 2026.

Dari banyaknya barang bukti tersebut, kemudian muncul gagasan untuk mengubah knalpot menjadi sebuah karya seni berbentuk udang.

“Akhirnya muncul gagasan membuat monumen udang yang sekaligus bisa menjadi simbol khas Kota Cirebon,” ucapnya.

Hadi menjelaskan, sebelum dimanfaatkan sebagai material monumen, barang bukti hasil penindakan tersebut telah melalui proses pemusnahan yang dilaksanakan di Pusdiklatpri beberapa waktu lalu.

Dari hasil penindakan itu, sebanyak 700 knalpot kemudian dikumpulkan untuk dijadikan material utama monumen.

Menurut Hadi, pemanfaatan tersebut menjadi salah satu cara mengubah barang hasil penertiban menjadi karya yang dapat dinikmati masyarakat.

“Monumen ini juga inisiasi Pak Kapolres sebagai pengingat penindakan pelanggaran lalu lintas,” jelasnya.

Selain menjadi pengingat, monumen tersebut diharapkan turut menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

Pemilihan bentuk udang juga memiliki alasan tersendiri. Udang merupakan salah satu ikon yang melekat dengan Kota Cirebon sehingga dinilai sesuai untuk memperkuat karakter kawasan tempat monumen itu berdiri.

Monumen tersebut memiliki panjang sekitar 4 meter dari bagian depan hingga belakang, dengan tinggi mencapai sekitar 2,5 meter.

Untuk pembuatan patung, proses pengerjaannya dilakukan oleh pengrajin di Kabupaten Kuningan. Sementara bagian pondasi dan dasar monumen disiapkan langsung di lokasi pemasangan.

Monumen berbahan ratusan knalpot brong itu rencananya akan diresmikan oleh Kapolda Jawa Barat dalam waktu dekat. Peresmian ditargetkan berlangsung pada pekan ini atau paling lambat pekan depan, menyesuaikan penyelesaian pembuatannya.

Kehadiran monumen tersebut sekaligus mengubah fungsi barang yang sebelumnya identik dengan pelanggaran lalu lintas. Ratusan knalpot brong kini dirangkai menjadi karya berbentuk udang yang membawa pesan mengenai ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Kota Cirebon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *